Social Icons

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI SEKSI PENDIDIKAN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BEKASI

Pages

Penyerahan Sertifikat Pendidik 2013 UIN Bandung

Penyerahan dari LPTK UIN Bandung di wakili Dekan Fakultas Tarbiyah Prof. Mahmud kepada Kabid PAIS dan Kabid Dikmad Kanwil Propinsi Jawa Barat.

Pembinaan dan Supervisi Guru Madrasah

Kepala Sub Bagian TU Kementerian Agama Kab. Bekasi Dr. H. Edi Suhadi sedang memberikan arahan di depan guru-guru Madrasah.

Pembinaan dan Supervisi Guru Madrasah

Guru-guru sangat antusis mengikuti acara Pembinaan dan Supervisi.

.

JADWAL PELAKSANAAN E-PUPNS

Jadwal Pelaksanaan e-PUPNS diawali dengan penunjukan user admin sistem yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara atas usul pejabat yang bertanggung jawab di bidang kepegawaian di instansi masing-masing dalam Perka BKN no 19 Tahun 2015 tentang Pedoman pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil/PUPNS secara elektronik tahun 2015.
Tugas dan kewenangan user admin sistem antara lain:
a. menunjuk user verifikator;
b. melengkapi data unit kerja;
c. melengkapi data fasilitas kesehatan pemerintah; dan
d. fasilitas pendidikan di lingkungan instansinya.
User admin sistem instansi harus sudah selesai melakukan tugas dan kewenangan sebagaimana dimaksud  persiapan pelaksanaan e-PUPNS.

SISTEM BANTUAN E-PUPNS/ HELP DESK SYSTEM (HDS)
1. Untuk menduLung kegiatan e-PUPNS 2015 BKN menyiapkan sistem
bantuan/HDS.
2. HDS sebagaimana dimaksud pada angka 1 digunakan untuk membantu pendaftaran dan proses pengisian e-PUPNS apabila mengalami kesulitan.
Jadwal Pelaksanaan Dan Sanksi PUPNS
JADWAL PELAKSANAAN E-PUPNS TAHUN 2015

TENTANG NUPTK BARU

BAGI GURU YG SUDAH MENGIRIMKAN BERKAS PENGAJUAN NUPTK BARU, SAMPAI AKHIR JUNI 2015 LPMP JAWA BARAT SEDANG MENGADAKAN BIMBINGAN KURTILAS SEHINGGA BERKAS BAPAK/IBU BELUM BISA DIKIRIM. HARAP MAKLUM

INFO BATAS AKHIR TRANSAKSI 30 JUNI 2015 DAN AGENDA PERIODE SEMESETER 1 TA. 2015/2016



Kepada Pengguna Yth,
Kami informasikan bahwa tanggal 30 Juni 2015 merupakan batas akhir dari proses-proses ajuan dari akun individu GTK di Padamu Negeri periode semester 2 TA. 2014/2015, meliputi: ajuan NUPTK, ajuan VerVal NRG, ajuan PKG lanjutan, ajuan EDS lanjutan hingga ajuan Keaktifan PTK.
Adapun selama tanggal 1 Juli s/d 31 Juli 2015, semua proses persetujuan berjenjang baik di tingkat Admin Dinas/Mapenda, Admin LPMP/Kanwil, Admin Kemenag Pusat, Admin Pusbangprodik masih tetap dibuka.
Agenda program PADAMU NEGERI periode semester 1 TA. 2015/2016 akan dibuka mulai 1 Agustus 2015 hingga 31 Desember 2015, meliputi:
1. Pengisian Jadwal Pembelajaran Kelas
2. Cetak Kartu Digital GTK (Keaktifan GTK)
3. Laporan Penilaian Kinerja Guru
4. VerVal NRG tahap 2
5. DIO (Diklat Interaksi Online) Guru Reguler
6. Program ProDEP PKB Kepala Sekolah dan Pengawas
7. Uji Kompetensi Guru Nasional
8. Ajuan dan Penerbitan NUPTK baru
Adapun untuk transaksi-transaksi reguler yang masih dibuka tanpa batas waktu, antara lain: mutasi GTK, alih fungsi GTK, penonaktifan GTK, registrasi GTK baru dan pemutakhiran portofolio GTK
Demikian informasinya, semoga banyak memberi nilai manfaat.
Salam Padamu Negeri Indonesiaku,
Admin Pusat
++ Satu Sistem Multi Solusi ++

PENDATAAN ULANG PNS MELALUI E-PUPNS TAHUN 2015

Cara Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Melalui E-PUPNS Tahun 2015 – Pendataan Ulang Pegewai Negeri Sipil Secara elektronik disingkat E-PUPNS adalah proses pendataan ulang PNS melalui sistem teknologi informasi yang meliputi tahap pemutaktriran data oleh setiap PNS, serta validasi dan verifikasi data secara menyeluruh oleh instansi pusat/instansi daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
Adapun Dasar hukum dari pelaksanaan pendataan ulang e-PUPNS ini adalah Undang-Undang No. 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara, sedangkan untuk pedoman teknisnya yaitu Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 19 tahun 2015 tentang pedoman pelaksanaan pendataan ulang pegawai negeri sipil secara elektronik tahun 2015.

Proses e-PUPNS 2015 :

A. Registrasi untuk mendapatkan login PUPNS :
  1. PNS melakukan entri NIP dan NIK serta mencetak tanda bukti registrasi
  2. BKD melakukan persetujuan atas registrasi PNS di Instansi tersebut
B. Entri form PUPNS >> Entri formulir PUPNS secara elektronik
C. Verifikator SKPD :
  1. Data akan terkirim ke inbox PUPNS SKPD
  2. SKPD melakukan verifikasi data
D. Verifikator BKD / Biro Kepeg Instansi :
  1. Data akan terkirim ke inbox BKD/Ropeg
  2. BKD/Ropeg melakukan verifikasi data
E. Verifikator BKN Pusat / Kanreg :
  1. Data yang membutuhkan verifikasi BKN, akan terkirim ke inbox BKN Pusat/Kanreg
  2. BKN Pusat/Kanreg melakukan verifikasi data

Bagaimana proses registrasi yang harus dilakukan oleh PNS ?

  1. Kunjungi portal website berikut ini https://pupns.bkn.go.id/menu, maka akan tampil seperti ini :
rp_pupns.png
  • Kemudian Klik tombol daftar
  • Isi form yang ada meliputi NIP baru >> klik cari, maka Nama dan Instansi akan terisi secara otomatis.

PENGUMUMAN BAGI GURU YG BELUM DIBAYARKAN 2014

DIPERMAKLUMKAN UNTUK MEMBUAT REKENING BNI YANG BARU, KRN MASIH TUMPANG TINDIH DENGAN DATA TAHUN 2014 YANG MASIH TERCAMPUR DENGAN PENCAIRAN TUFUNG MAUPUN PAH. HARAP MAKLUM.

Kemenag Benahi Pengelolaan Data Madrasah

Bekasi (Pinmas) —- Salah satu prasyarat untuk mendukung perjuangan menaikan anggaran pendidikan Islam adalah dengan penyediaan data yang valid dan akurat. Karena data merupakan asset berharga untuk memulai segalanya dalam memperjuangkan nasib pendidikan Islam, termasuk madrasah.
Hal itu dikatakan Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, M. Ishom Yusqi, saat memberikan materi Kebijakan Pengembangan Pendidikan Islam pada forum Sosialisasi Peningkatan Mutu Sarana Prasarana Raudlatul Athfal dan Madrasah, Rabu (10/06), Hotel Harris Sumarecon Bekasi.
M. Ishom Yusqi menegaskan bahwa problem utama kita adalah validitas data yang kita miliki tentang madrasah. Berapa jumlah Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), berapa kebutuhan jumlah ruang kelas, berapa yang rusak dan berapa sarana laboratorium yang kita butuhkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.
Diakui oleh M. Ishom Yusqi, anggaran pendidikan Islam saat ini masih sangat terbatas, dan kita sedang memperjuangkan terus-menerus agar ada kenaikan dana pendidikan Islam.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Ishom Yusqi, bahwa total anggaran pendidikan nasional dalam APBN 2015 sekitar 445 Trilyun (20% anggaran pendidikan). Kementerian Pendidikan Kebudayaan 53 Trilyun, Kementerian Dikti dan Riset 44 Trilyun, Kementerian/lembaga lain yang menjalankan fungsi pendididkan 10 Trilyun dan Kementerian Agama RI baru sekitar 48 Trilyun.
Di berbagai kesempatan dan forum, kita menyuarakan tentang keadilan distribusi anggaran pendidikan untuk pendidikan Islam dengan kalangan DPRBAPPENAS, Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan kalangan Pemda dan DPRD untuk terus memikirkan pendidikan Islam termasuk madrasah melalaui berbagai langkah afirmasi.
Kelemahan kita selama kata Ishom Yusqi adalah pada penyediaan data yang valid terkait dengan kebutuhan pendidikan Islam. Oleh karenanya, para aparatur Kemenag harus concern mensuplai data sarana dan prasarana yang baik. “Kasi Sarpras harus paham betul kondisi madrasah-madrasah yang ada di wilayahnya. Berapa kebutuhan riilnya, ada berapa jumlah yang perlu dibangun dan juga direhabilitasi”, kata Ishom Yusqi.
Kalau kita hanya menganggarkan anggaran yang ada, mungkin berpuluh-puluh tahun lagi madrasah baru tersentuh mendapatkan RKB dan Rehab. Terkait dengan hal ini, Ishom Ysuqi meminta kepada para Kasi Sarpras Bidang Pendidikan Madrrasah Kanwil Kementerian Provinsi, untuk serius menggarap data dan membuat road map untuk 25 tahun ke depan disertai dengan rencana per tiap tahun anggaran.
Ditambahkan oleh Guru Besar Ilmu Hadits ini bahwa, kita juga perlu membuat icon bangunan madrasah. Misalkan bentuk bangunannya mencerminkan bentuk bangunan khas daerah masing-masing. Di Sumatera Barat misalkan dengan rumah gadang, di Jawa Tengah bentuk joglo dan lain-lain.
Pada kesempatan ini M. Ishom Yusqi juga meyakinkan kepada para Kasi agar bekerja dengan professional sesuai dengan kaidah-kaidah adminsitratif dan akademik agar ikhtiar mewujudkan pendidikan madrasah yang bermutu dapat segera tercapai. “Keterbatasan anggaran yang ada jangan sampai melemahkan, justeru menjadi pemicu untuk terus semangat berkhidmat dalam pendidikan Islam,” tegas Ishom Yusqi. (RB/mkd/mkd)